Berita UMKM

Wawancara oleh media online Inilahtasik.com

img
<!--[if gte mso 9]><xml>MicrosoftInternetExplorer402DocumentNotSpecified7.8 磅Normal0</xml><xml> </xml>INILAHTASIKCOM – Guna menumbuhkan para pelaku UMKM di Indonesia khususnya Tasikmalaya, Kementrian BUMN bekerjasama dengan Bank-Bank milik Negara mendirikan Rumah Kreatif Bersama (RKB). Di Tasikmalaya, RKB tersebut diberi nama Rumah kreatif Tasikmalaya (RKT).

Ade, suvervisor Rumah Kreatif Tasikmalaya mengatakan RKT dibangun sebagai tempat penyimpanan dan promosi hasil industri UMKM yang ada di Priangan Timur. “Tidak hanya di Tasikmalaya, RKB juga didirikan di Bandung, Cirebon. Di sini kita membantu para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara online melalui aplikasi belanja.com, dan untuk off linenya kita simpan di sini. Sistem pembayarannya langsung masuk ke rekening pemilik produk, jadi kita tidak mengambil keuntungan di sini, kita niat membantu,” ungkap Ade kepada inilahtasikcom, selasa (02/01/2018)

Mengenai jumlah UMKN yang sudah terdaftar, Ade mengatakan ada sekitar 400 UMKM. “Yang terdata banyak, tapi yang terdaftar baru 400 UMKM. Mungkin mereka belum memahami apa itu rumah kreatif. Karena kami akui masih kurang informasi dan sosialisasi mengenai apa itu rumah kreatif,” tambahnya.

Untuk giat RKT sendiri, Ade mangatakan RKT selalu mengadakan pelatihan dan juga selalu mengikutsertakan para pelaku UMKM jika ada event-event seperti festival dan lainnya. Dan dengan adanya RKT ini, Ade berharap bisa lebih membantu meningkatkan perekonomian industri kreatif yang ada di Tasikmalaya. “Mudah-mudahan kedepannya Bank yang menaungi RKT ini bisa memberikan pembiayaan operasional para pelaku UMKM,” harapnya.

Bagi para pelaku UMKM yang belum terdaftar dan berniat untuk mendaftarkan usahanya bisa datang langsung ke RKT, di jalan Siliwangi persis depan Universitas Siliwangi Kota Tasikmalaya. Disana calon member bisa mengisi formulir secara offline dan pendaftarannyapun gratis. (DEL)

Anda Harus masuk untuk bisa berkomentar, siahkan Masuk atau Daftar

Didukung oleh: